Kolorektal · Prosedur
Skleroterapi Wasir: Panduan Pasien
Skleroterapi wasir dijelaskan dari cara kerja, kandidat, beda dengan ligasi karet, sesi ulang, risiko, dan kapan prosedur ini dibahas.
Disusun dan disunting oleh George Vie · Head of Digital Marketing, TrueCare
Konten edukasi non-klinis · Bukan pengganti konsultasi dokter
Diperbarui 17 Agustus 2026 · 9 menit baca
Skleroterapi wasir adalah prosedur klinik untuk wasir internal: dokter menyuntikkan larutan sklerosan ke jaringan wasir agar terbentuk jaringan parut, suplai darah berkurang, dan bantalan mengecil. Pasien sering membandingkannya dengan ligasi karet karena keduanya dilakukan tanpa operasi besar, tetapi cara kerja, kandidat, dan pola sesinya berbeda. Artikel ini merangkum grade yang biasa ditangani, alur tindakan, rasa setelah suntik, sesi ulang, risiko, pengencer darah, serta kapan ligasi atau operasi lebih masuk akal — tanpa menjanjikan hasil dan tanpa menggantikan anoskopi.
Apa itu skleroterapi wasir?
Skleroterapi wasir adalah office-based treatment: prosedur singkat di klinik/poliklinik, biasanya tanpa anestesi umum. Melalui anoskop, dokter menyuntikkan cairan iritan terkontrol (sklerosan) ke wasir internal. Reaksi lokal membentuk jaringan parut, mengurangi aliran darah, lalu mengecilkan bantalan. NIDDK menjelaskan mekanisme sederhananya: larutan disuntikkan, jaringan parut terbentuk, suplai darah terputus, wasir sering menyusut.
ASCRS menempatkan skleroterapi untuk wasir internal grade 1–2. Ini bukan suntikan untuk benjolan wasir luar, trombosis eksternal, fisura, atau abses. Wasir internal berada di atas garis dentate, area yang relatif minim sensasi nyeri tajam; salah lokasi atau diagnosis mengubah risiko dan kenyamanan.
Dalam tangga pengobatan, skleroterapi duduk setelah perubahan serat/cairan/kebiasaan toilet dan sebelum operasi besar. Peta lengkap ada di Pengobatan Wasir; arti grade ada di Wasir Grade 1–4.
Siapa kandidat skleroterapi wasir?
Kandidat tipikal: wasir internal grade 1 atau 2 dengan perdarahan berulang, terutama bila perbaikan serat dan kebiasaan toilet belum cukup. Dokter memastikan diagnosis dengan inspeksi, pemeriksaan rektal, dan anoskopi bila sesuai — darah merah segar tidak otomatis berarti wasir.
ASCRS menyebut skleroterapi berpotensi dipertimbangkan pada pasien yang memakai pengencer darah seperti Coumadin, Heparin, atau Plavix, tetapi kalimat pentingnya adalah “perlu dipertimbangkan”. Itu bukan izin melanjutkan semua obat tanpa rencana. Risiko perdarahan dan risiko pembekuan dinilai bersama dokter yang meresepkan obat.
Bukan kandidat rutin: wasir luar murni, prolaps besar grade 3–4, trombosis luar, infeksi aktif, atau gejala yang belum dipastikan penyebabnya. Bila prolaps dominan, ligasi karet atau operasi bisa lebih sesuai; bila benjolan keras akut di luar, baca Trombosis Wasir Luar.
- Internal grade 1–2 — pola kandidat paling umum.
- Perdarahan lebih dominan daripada prolaps besar.
- Anoskopi/diagnosis dulu; bukan suntik dari keluhan chat.
- Pengencer darah dibahas, tidak dihentikan sendiri.
Alur skleroterapi wasir di klinik
Sebelum tindakan: dokter mencatat perdarahan, prolaps, obat (terutama antikoagulan/antiplatelet), alergi, tindakan sebelumnya, lalu memastikan jaringan target adalah internal. Puasa berat biasanya tidak sama dengan operasi di kamar bedah; ikuti instruksi tertulis fasilitas.
Saat tindakan: Anda biasanya sadar. Anoskop dimasukkan, jarum kecil menyuntikkan sklerosan ke area yang ditargetkan. ASCRS menggambarkannya sebagai tindakan cepat dan sering tidak nyeri. Beberapa pasien tetap merasakan tekanan, kram ringan, atau rasa ingin BAB sesudahnya.
Setelah tindakan: pulang hari yang sama adalah pola umum untuk prosedur nonoperasi (NHS). Serat, cairan, dan tidak mengejan tetap wajib; prosedur tidak menghapus pemicu. Beberapa sesi singkat mungkin dibutuhkan untuk mencapai perbaikan gejala — itu bagian dari sifat terapi, bukan otomatis “gagal”.

- 1Seleksi internal grade 1–2
- 2Suntik larutan sklerosan
- 3Jaringan parut & wasir mengecil
- 4Kontrol / sesi ulang bila perlu
Alur umum skleroterapi wasir internal. Jenis larutan, jumlah suntikan, dan sesi mengikuti dokter serta fasilitas.
Skleroterapi wasir vs ligasi karet
Ligasi memasang karet di pangkal wasir internal hingga jaringan lepas dalam sekitar seminggu. Skleroterapi menyuntikkan larutan agar jaringan parut terbentuk dan bantalan menyusut. Keduanya prosedur klinik, bukan hemoroidektomi.
ASCRS menggambarkan ligasi untuk grade 1, 2, dan sebagian grade 3; skleroterapi terutama grade 1–2. Ligasi sering dipilih untuk prolaps yang lebih nyata. Skleroterapi bisa masuk diskusi pada perdarahan internal awal atau situasi obat tertentu. Keputusan tidak ditentukan “mana paling modern”, tetapi temuan anoskopi, gejala utama, obat, dan pengalaman operator.
Ligasi dapat memberi rasa penuh/nyeri tumpul dan perdarahan kecil saat karet lepas. Skleroterapi tidak punya “hari karet lepas”, tetapi tetap dapat memerlukan sesi ulang. Detail ligasi ada di Ligasi Karet Wasir; operasi laser bukan versi lebih kuat dari suntikan — jalurnya beda.
| Aspek | Skleroterapi | Ligasi karet |
|---|---|---|
| Cara kerja | Suntikan → jaringan parut | Karet → aliran darah terputus |
| Umumnya untuk | Internal grade 1–2 | Internal grade 1–2, sebagian 3 |
| Sesi | Beberapa sesi mungkin | Beberapa sesi mungkin |
| Rasa khas | Tekanan/kram ringan | Penuh/nyeri tumpul 1–3 hari |
| Wasir luar | Tidak | Tidak |
Risiko dan tanda bahaya setelah skleroterapi
ASCRS menyebut skleroterapi cepat, sering tidak nyeri, dan memiliki sedikit komplikasi. “Sedikit” bukan “nol”. Risiko yang perlu dibahas: nyeri lebih berat dari perkiraan, perdarahan, infeksi, ulkus jaringan, kesulitan kencing, reaksi terhadap bahan, atau cedera jaringan sekitar bila suntikan tidak tepat. Angka bergantung teknik dan larutan; minta penjelasan fasilitas.
NIDDK meminta pertolongan segera bila ada nyeri anus berat dan perdarahan rektum, terutama bersama nyeri perut, diare, atau demam. Setelah prosedur, darah banyak/tidak berhenti, demam, nyeri memburuk, atau tidak bisa BAK bukan “efek normal yang ditunggu”.
Bila sesi berulang tidak meredakan gejala, dokter menilai ulang diagnosis dan grade. Opsi berikutnya bisa ligasi, koagulasi inframerah, laser/stapler/hemoroidektomi, atau evaluasi penyebab perdarahan lain. Bandingkan operasi di LHP vs Stapler vs Konvensional; jangan naik prosedur karena iklan saja.
Pertanyaan sebelum skleroterapi wasir
Bawa ringkasan frekuensi darah, prolaps, BAB, obat pengencer darah, alergi, dan tindakan sebelumnya.
- Apakah wasir saya benar internal grade 1–2?
- Kenapa skleroterapi dipilih dibanding ligasi/IRC?
- Larutan apa yang digunakan dan pengalaman operatornya?
- Bagaimana rencana pengencer darah sebelum/sesudah?
- Berapa sesi perkiraan dan definisi keberhasilannya?
- Apa tanda bahaya yang membuat saya kembali hari itu?
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah skleroterapi wasir sakit?+
ASCRS menggambarkannya cepat dan sering tidak nyeri. Sebagian pasien merasakan tekanan atau kram ringan. Nyeri hebat bukan target normal dan perlu dilaporkan.
Berapa kali skleroterapi diperlukan?+
Satu atau beberapa sesi singkat. ASCRS menyebut beberapa sesi mungkin diperlukan. Jumlah tidak bisa dijanjikan sebelum dokter melihat jumlah bantalan dan respons gejala.
Apakah skleroterapi sama dengan ligasi karet?+
Tidak. Skleroterapi memakai larutan suntik untuk membentuk jaringan parut; ligasi memakai karet untuk memutus aliran darah. Keduanya untuk wasir internal.
Bolehkah skleroterapi saat minum pengencer darah?+
Mungkin dipertimbangkan pada kasus tertentu, tetapi bukan otomatis aman. Jangan hentikan atau lanjutkan obat tanpa rencana bersama dokter yang meresepkan dan dokter tindakan.
Apakah skleroterapi mengobati wasir luar?+
Tidak. ASCRS menempatkannya untuk wasir internal grade 1–2. Wasir luar dan trombosis luar punya jalur berbeda.
Kapan saya ke IGD setelah suntik?+
Darah banyak/tidak berhenti, demam, nyeri hebat memburuk, pusing/lemas, atau tidak bisa buang air kecil. Jangan menunggu kontrol rutin.
TrueCare menyediakan skleroterapi wasir?+
Tidak. TrueCare memfasilitasi penelusuran dokter dan logistik di destinasi yang dilayani. Tindakan dan resep tetap di fasilitas kesehatan.
Ingin membandingkan pilihan spesialis dan rumah sakit yang relevan dengan topik ini?
Direktori dokter →Sumber
- ASCRS — Hemorrhoids: Expanded Information (patient education) ↗
- NIDDK (NIH) — Hemorrhoids: Treatment ↗
- MedlinePlus (NLM/NIH) — Hemorrhoid surgery ↗
- NHS — Piles (haemorrhoids) ↗
- ASCRS Clinical Practice Guideline 2024 — PubMed ↗
- TrueCare — Pengobatan Wasir: Panduan Pasien →
- TrueCare — Ligasi Karet Wasir →
- TrueCare — Wasir Grade 1–4: Kapan Perlu Operasi? →
- TrueCare — Trombosis Wasir Luar →
- TrueCare — direktori dokter →
